Konfigurasi Dasar Mikrotik

Halo semua,

Kali ini saya akan membuat postingan baru tentang mikrotik, kita tahu semua bahwa mikrotik sangat dikenalĀ  banyak oleh kalangan IT di Indonesia karena baik fungsi dan harganya relatif terjangkau, dan juga bisa digunakan untuk personal maupun kalangan bisnis. Saya akan memposting tentang mikrotik sebagai sebuah router yang banyak sekali kelengkapannya yang berhubungan dengan jaringan baik skala kecil maupun besar. Pada kesempatan kali ini saya akan membuat konfigirasi dasar untuk mikrotik supaya terkoneksi dengan internet. Setelah postingan ini, saya akan coba terus memberikan konfigurasi yang lebih lengkap lagi tentang banyak hal di mikrotik.

Langsung saja, melihat gambar diatas saya membuat rencana topologi jaringan dengan mikrotik, pada router mikrotik terlihat bahwa ethernet1 terhubung dengan ISP, oleh karena itu kita konfigurasikan ethernet1 dengan ip 70.1.1.2/30, sedangkan untuk ethernet2 yang mana terhubung dengan jaringan lokal kita konfigurasikan dengan ip 10.10.10.1/24. Untuk DNS sendiri kita berikan ip 70.1.1.1

Konfigurasi ip address :

[admin@mikrotik] ip address add address=60.1.1.2/30 interface=ether1

[admin@mikrotik] ip address add address=10.1.1.1/24 interface=ether2

gunakan ip address print untuk melihat hasilnya, sedangkan menggunakan winbox bisa diakses melalui menu IP–>Addresses–>tombol ADD.

Langkah selanjutnya adalah konfigurasikan ip gateway, default gateway ini berfungsi untuk gerbang mikrotik anda supaya terhubung dengan internet. Dimana di skenario ini gateway ISPnya adalah 70.1.1.1.

[admin@mikrotik] ip route add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=70.1.1.1

gunakan ip route print untuk melihat hasilnya, untuk winbox bisa dilakukan dengan menu IP–>Routes,tab Routes–>Add.

Sekarang adalah konfigurasi DNS server, kita ketahui bahwa di skenario kita dns server adalah 70.1.1.1, maka perintahnya sebagai berikut:

[admin@mikrotik] ip dns set servers=70.1.1.1 allow-remote-requests=yes

gunakan ip dns print untuk melihat hasilnya, untuk winbox bisa dilihat menu IP–>DNS–>tombol Settings. Setelah ini semua dikonfigrasikan makan bisa dilakukan test ping ke internet. Sampai disini konfigurasikan kita sudah terkoneksi ke internet, tetapi untuk pc client belum bisa akses ke internet, kita harus lakukan satu konfigurasi lagi menggunakan fasilitas Masquerade yang dimana funginya adalah untuk merubah private ip address dijaringan lokal kita ke public ip address pada ether1 supaya bisa berkomunikasi dengan internet, langkahnya adalah :

[admin@mikrotik] ip firewall nat add chain=srcnat out-interface=ether1 action=masquerade.

untuk diwinbox pilih menu IP–>Firewall–>tab NAT pilih masquerade pada tab Action.

Berikan pada masing2 pc ip statik sesuai dengan gambar diatas, coba koneksikan ke internet.

Tunggu posting selanjutnya.

Semoga membantu .

 

 

Advertisements