Apa beda HTTP dan HTTPS???

Ok, hari ini saya akan mencoba memberikan sedikit gambaran perbedaan antara HTTP dan HTTPS. Kenapa ini saya tuliskan di blog ini karena jujur saja banyak yang bertanya tentang perbedaaan http dan https yang dikarenakan hanya beda satu huruf saja di belakang huruf “S” tapi banyak perbedaan dan cara kerjanya.  Saya sendiri terkadang lupa untuk menjawabnya hehehehe…..

HTTP :

HyperText Transfer Protokol, dimana untuk http sering kita gunakan pada saat kita melakukan browsing di internet, protokol ini lah yang membantu anda melihat halaman internet yang anda minta di browser tersebut. HTTP ini menggunakan port 80 untuk berkomunikasi dengan server yang kita tuju supaya dari pihak server merespon kembali ke klien

HTTPS :

HyperText Transfer Protokol Secure, hal yang sama dengan http untuk cara kerjanya akan tetapi ditambah dengan fitur lapisan keamanan dalam bentuk TLS/SSL, protocol ini menggunakan port 443. Sehingga server dan klien berkomunikasi dengan lebih aman menggunakan protocol ini. Dalam penggunaan https ini diharuskan untuk mempunyai sertifikat SSL yang mana dapat memungkinkan untuk melakukan enkripsi data antara server dan klien.

Ini sedikit gambaran perbedaan http dan https yang bisa saja berikan, semoga membantu. :))

 

 

Cara Install Packet Tracer 7.0 di Ubuntu

Hi semua,

Kali ini saya akan memberikan sedikit tutorial bagaimana cara untuk melakukan instalasi software packet tracer di Ubuntu. Disini saya menggunakan packet tracer versi 7.0, kita ketahui bahwa packet tracer adalah simulator aplikasi dari cisco untuk melakukan pengujian / pengetesan jaringan menggunakan perangkat cisco secara virtual. Ok langsung saja ke langkah – langkahnya:

  • Download terlebih dahulu packet tracernya, https://drive.google.com/file/d/0B7zGwz0yWP8QZTVyTjRieGFFRHM/view (untuk versi 32 bit) , https://drive.google.com/file/d/0B7zGwz0yWP8QZWo2dGhjR2E3ck0/view (untuk versi 64 bit)
  • Setelah terdownload file tersebut bisa disimpan dimana anda suka, untuk saya pribadi saya simpan di folder Downloads.
  • Buka terminal di Ubuntu dengan cara klik Ctrl + Alt + T
  • Ketikkan $ cd Downloads
  • tar -xvzf PacketTracer70_32bit_linux.tar.gz (untuk mengextrac file yang sudah didownload)
  • cd PacketTracer70 (masuk ke file hasil extract file tadi)
  • ./install (ikutin step yang berjalan sampai selesai)

Untuk membuka aplikasi yang terinstall ketikkan $ sudo packettracer

Semoga membantu

Salam

Hwijaya

Setup DHCP Server di Packet Tracer

Hi semua apa kabar, cukup lama saya tidak posting di blog ini dan sekarang saya coba mau sedikit berbagi tentang dhcp server yang biasa kita temui di lingkungan kerja kita terutama untuk network yang kita gunakan. Tentu kita tahu bahwa penggunaan jaringan di tempat kerja kita ataupun dimana saja pasti berhubungan dengan ip disetiap pc yang terhubung dan tentu saja kita harus menyediakannya. Akan sedikit repot jika kita menggunakan cara manual untuk input ip di setiap pc/ laptop yang terhubug. Dengan  bantuan DHCP server akan sangat meringankan pekerjaan kita dalam hal meload ip ke setiap user.

Ok langsung saja saya akan berikan detail tentang dhcp server seperti topology jaringan diatas.

  • Router sebagai DHCP server
  • 1 PC untuk DNS server
  • 1 Switch

Router akan berfungsi memberikan ip otomatis kepada user yang terhubung ke switch. Disini switch terdiri dari 3 Vlan antara lain : vlan 1 (192.168.10.0/24), vlan 20 marketing (192.168.20.0/24) dan vlan 30 technical (192.168.30.0/24) sedangkan DNS-server pc kita kasih IP 192.168.10.2.

Router :

Router>
Router>en
Router#
Router#
Router#conf t
Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.
Router(config)#int f0/0
Router(config-if)#ip address 192.168.10.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shut

Router(config-if)#
%LINK-5-CHANGED: Interface FastEthernet0/0, changed state to up

%LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface FastEthernet0/0, changed state to up
Router(config-if)#exit
Router(config)#ip dhcp pool lan1
Router(dhcp-config)#default-router 192.168.10.1
Router(dhcp-config)#network 192.168.10.0 255.255.255.0
Router(dhcp-config)#dns-server 192.168.10.2
Router(dhcp-config)#
Router(dhcp-config)#ip dhcp excluded-address 192.168.10.1 192.168.10.10
Router(config)#
Router(config)#exit
Router#
%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console

Router#
Router#
Router#conf t
Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.
Router(config)#ip dhcp pool marketing
Router(dhcp-config)#default-router 192.168.10.1
Router(dhcp-config)#network 192.168.20.0 255.255.255.0
Router(dhcp-config)#dns-server 192.168.10.2
Router(dhcp-config)#exit
Router(config)#int f0/0.20
Router(config-subif)#
%LINK-5-CHANGED: Interface FastEthernet0/0.20, changed state to up

%LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface FastEthernet0/0.20, changed state to up

Router(config-subif)#
Router(config-subif)#encap dot1q 20
Router(config-subif)#network 192.168.20.0 255.255.255.0
Router(config-subif)#ip address 192.168.20.5 255.255.255.0
Router(config-subif)#exit
Router(config)#
Router(config)#exit
Router#
%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console

Router#
Router#conf t
Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.
Router(config)#int f0/0.30
Router(config-subif)#encap dot1q 30
Router(config-subif)#network 192.168.30.0 255.255.255.0
Router(config-subif)#ip address 192.168.30.1 255.255.255.0
Router(config-subif)#
Router(config-subif)#
Router(config-subif)#exit
Router(config)#
Router(config)#exit
Router#

switch
=======
Switch#
Switch#conf t
Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.
Switch(config)#vlan 30
Switch(config-vlan)#name technical
Switch(config-vlan)#
Switch(config-vlan)#
Switch(config-vlan)#exit
Switch(config)#
Switch(config)#
Switch(config)#int f0/11
Switch(config-if)#switchport mode access
Switch(config-if)#switchport access vlan 30
Switch(config-if)#int f0/12
Switch(config-if)#switchport mode access
Switch(config-if)#switchport access vlan 30
Switch(config-if)#
Switch(config-if)#exit
Switch(config)#
Switch(config)#exit
Switch#

Semoga bermanfaat 🙂

Apa itu Shadow IT?

Informasi ini saya dapat dari link ini http://www.detiknas.go.id/2016/11/25/tahukah-kamu-apa-itu-shadow-it/.

Semoga bisa memberikan tambahan wawasan. 🙂

Sekarang adalah masa dimana segala hal berbasis multi-media, multi-perangkat dan multi- Operation System (OS). Kita sudah menemukan ada banyak jenis perangkat smartphone dan tablet menggunakan berbagai OS, seperti Windows, iOS serta Android. Semua jenis perangkat dan sistem tersebut banyak digunakan untuk bekerja atau berbisnis, namun ada hal yang seringkali dieluhkan yaitu mengenai sistem penyimpanan data.

Para pekerja maupun pebisnis kebanyakan menginginkan kemudahan dan kenyamanan dalam penyimpanan data serta mendapatkan tempat penyimpanan pribadi yang lebih murah. Maka dari itu, sebagian besar dari mereka memanfaatkan Shadow IT yang bisa dengan mudah diakses melalui semua jenis operasi sistem handphone.

Shadow IT adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan sistem teknologi informasi yang dibangun untuk memberikan solusi tanpa adanya persetujuan dari organisasi itu sendiri. Dalam kata lain, Shadow IT adalah hal yang “tidak resmi”.

Meskipun Shadow IT bukanlah sistem resmi, namun telah memberikan kemudahan dan inovasi bagi para pekerja kantor maupun pebisnis, karena Shadow IT bisa dengan mudah digunakan dan disebarkan melalui perangkat pribadi, seperti DropBox, media sosial, Chat Messenger, Google Docs, Gmail dan lain sebagainya.

Cara ini memang dianggap fleksibel dalam penyimpanan data karena menggunakan pengaturan privasi. Shadow IT sangat cocok bagi mereka yang bekerja secara mobile agar lebih efektif dan efisien.

Tidak dipungkiri bahwa sebenarnya Shadow IT bisa menjadi sumber penting dalam peningkatan inovasi dan kinerja karyawan ataupun pebisnis, karena jenis cloud sistem ini bisa menjadi prototipe untuk solusi TIK masa depan. Namun, di sisi lain Shadow IT masih menjadi hal yang tidak sesuai dengan kinerja sebuah organisasi dilihat dari keamanan, kontrol dan kehandalan. (ar/fs/sb)

Cara Mendiagnosa Hardware PC-Laptop

Tentunya kita sudah pasti tahu yang namanya Device Manager di operating system Windows, dimana dengan itu kita bisa lebih tahu apa saja hardware yang tertanam di dalam pc-laptop kita, nah disini saya hanya akan berbagi sedikit info bahwa ada ada software yang bisa melihat secara detail perangkat keras kita yang ada didalam pc kita. Tentu saja banyak sekali software yang bisa digunakan, akan tetapi sofware yang akan saya berikankan ini menurut saya lebih simpel tapi dengan kemampuan yang cukup detail.

Nama software ini adalah HWINFO, kenapa saya suka software ini dikarenakan ada beberapa hal yang cukup membuat kita nyaman menggunakan software ini, antara lain:

  • lebih detail memberikan informasi tentang hardware
  • akurat dalam melakukan monitoring komponen yang berjalan, dan bisa memberikan prediksi akan kegagalan perangkat
  • dan yang paling saya suka adalah perangkat ini mempunyai versi portable sehingga tidak perlu instalasi hanya perlu disimpan di dalam flaskdisk

Untuk lebih lanjutnya bisa dilihat di http://www.hwinfo.com.

Semoga membantu.

Regard

HebatWijaya

Mendeteksi Troubleshooting Komputer

Ada beberapa cara untuk mendeteksi permasalahan dalam komputer sehingga anda lebih mudah dalam mengambil salah satu langkah apa yang harus dilakukan jika mengalami masalah.

Analisa Suara
Pada tahapan ini pendeteksian masalah menggunakan kode suara (beep) yang dimiliki oleh
BIOS dan dapat kita dengar lewat PC Speaker. Pastikan kabel PC Speaker sudah terpasang
dengan baik. Untuk mempermudah pengenalan kode suara tersebut, silakan simak keterangan berikut :
§ Bunyi beep pendek satu kali, artinya sistem telah melakukan proses Boot dengan baik.
§ Bunyi beep pendek 2 kali, artinya ada masalah pada konfigurasi atau seting pada CMOS.
§ Bunyi beep panjang 1 kali dan pendek 1 kali, artinya ada masalah pada Motherboard atau
RAM.
§ Bunyi beep panjang 1 kali dan pendek 2 kali, artinya ada masalah pada monitor atau VGA
Card.
§ Bunyi beep panjang 1 kali dan pendek 3 kali, artinya ada masalah pada Keyboard.
§ Bunyi beep panjang 1 kali dan pendek 9 kali, artinya ada masalah pada ROM BIOS.
§ Bunyi beep panjang terus-menerus, artinya ada masalah di RAM.
§ Bunyi beep pendek terus-menerus, artinya ada masalah penerimaan tegangan (power).
§ Pada beberapa merk Motherboard akan mengeluarkan bunyi beep beberapa kali apabila
temperatur processornya terlalu tinggi (panas).

 

Cara untuk mengetahui software terinstall di Windows

Wah cukup lama rupanya saya ga posting di blog ini dikarenakan hampir satu tahun ini banyak kerjaaan yang cukup menyita waktu. Langsung saya akan menuliskan sedikit cara kita dalam mencari software apa saja yang terinstall di dalam pc/laptop kita. Ketika Anda menggunakan sistem anda, anda akan menginstal banyak program dengan beberapa digunakan setiap hari dan beberapa hanya sesekali. Ketika Anda menginstal ulang sistem anda untuk alasan apapun, itu bisa menjadi sakit di leher untuk menginstal ulang semua perangkat lunak tanpa hilang bahkan orang-orang yang digunakan sesekali. Jadi, jika Anda pernah  menginstal ulang sistem Windows, memiliki daftar semua perangkat lunak yang diinstal pada sistem anda akan membuat segalanya lebih mudah. Ada beberapa cara untuk mendapatkan daftar semua perangkat lunak yang diinstal. Memilih metode yang Anda merasa nyaman dengan dan menghasilkan daftar.  Langkahnya adalah sebagai berikut :

  • Tekan tombol ” Win + R”, ketikkan cmd lalu enter
  • Ketik “wmic /output:D:\InstalledSoftwareList.txt  product get name version”, untuk lebih jelas lihat gambar dibawah ini :

list-software

Lalu tekan enter, anda akan mendapatkan list software yang ada di komputer dalam belum txt sesuai dengan nama file yang anda buat. Folder D yang ada dalam script diatas menandakan bahwa letak file tersebut di simpan.

Semoga membantu, dan tunggu postingan dari saya yang insha Allah jauh lebih banyak….